Hukrim

Aniaya Hendra Tanpa Sebab, ‘Beca’ Diciduk URC Totosik

URC Totosik mengamankan pelaku.

TOMOHON, liputankawanua.com — RE alias Resa (27) warga Kelurahan Tumatangtang, Lingkungan Dua, Kecamatan Tomohon Selatan diciduk Unit Reaksi Cepat (URC) Totosik, di Multi Mart Tomohon.

Pasalnya, Resa melakukan penganiayaan terhadap, Hendra Wagiu warga Kelurahan Tumatangtang Satu yang terjadi di jalan Lelepowan Kelurahan Tumatangtang, Selasa (8/10) 2019 sekira pukul 20:00 wita.

Dari informasi yang didapatkan Wartawan media ini, kasus penganiayaan tersebut terjadi saat korban melewati jalan lelepowan di Kelurahan Tumatangtang. Saat itu, pelaku bersama rekan-rekannya sementara melaksanakan pesta miras di depan salah satu rumah di lokasi tersebut.

“Jadi dari hasil interogasi, saat melintas pelaku memanggil korban. Korban menghampiri, dan saat itu pelaku menawarkan untuk miras bersama rekan-rekannya,” beber Kepala Tim (Katim) URC Totosik Bripka Yanny Watung kepada Wartawan usai mangamankan pelaku.

Saat itu juga pelaku langsung menganiaya korban dengan cara memukul wajah korban secara berulang kali. “Yah, menurut pengakuan korban, saat itu Resa langsng melakukan penganiayaan terhadap Hendra,” beber Watung.

Korban berusaha melarikan diri dengan sepeda motor saat mendapat penganiayaan. Namun, pelaku mengejar dan memukul korban sampai terjatuh dari motor. “Pelaku menganiaya korban higga tergeletak di jalan. Pelaku kemudian menendang korban dan mengenai wajah dan dada korban,” jelasnya.

URC Totosik yang mendapatkan laporan masyarakat mengenai kejadian itu dan langsung bergerak. Sampai di TKP, pelaku sudah melarikan diri. Pengumpulan data mengenai keberadaan pelaku itupun dilakukan tim anti premanisme tersebut.

Alhasil, lokasi keberadaan pelaku akhirnya bisa dikantongi. Tim URC Totosik yang dipimpin langsung oleh Yanny Watung tersebut langsung bergerak ke lokasi keberadaan pelaku di Multi Mart Tomohon. “Sesampainya di lokasi tersebut kami langsung melakukan penyisiran dan berhasil mendapati pelaku di belakang supermarket tersebut sekira pukul 22:00 wita,” ungkap Watung.

Kapolres Tomohon, AKBP Raswin B Sirait SIK SH M.Si, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian penganiayaan tersebut. “Pelaku sudah diamankan di Mapolres Tomohon untuk mempertanggungjawabkan perbuatan,” tukasnya.

Penulis: Terry Wagiu

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top