Sulut

Bawaslu Sulut Gandeng Media dan Pemantau Awasi Tahapan Pilkada 2020

 

 

SULUT, liputankawanua.com – Dalam mengawasi semua tahapan di Pilkada tahun 2020, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulut membutuhkan berbagai elemen masyarakat untuk bersama. Salah satu cara adalah menggandeng Media dan Pemantau untuk bersama melakukan pengawasan.
“Kita butuh kekuatan masyarakat dan elemen elemen lainya termasuk mahasiswa dan media massa dalam mengawasi pelaksanaan Pilkada 2020.Setidaknya mengawasi untuk demokrasi pilkada jauh lebih baik,”kata komisioner divisi pencegahan Bawaslu Sulut Kenly Poluan dalam rakor bersama Media Massa dan pemantau Pemilu terkait Pemilukada 2020, di Aryaduta Hotel, Rabu (18/12/2019).
Menurutnya kegiatan tersebut menjadi ajang bagi pihaknya menampung masukan-masukan yang akan dimasukan dalam rencana strategis mereka.
“Kegiatan ini untuk berkoordinasi antara Bawaslu dan para pemangku kepentingan di Pilkada. Kami melibatkan semua elemen yang kami anggap strategis terutama media massa dan Pemantau Pemilu,” kata Poluan.
Karena masukan-masukan yang disampaikan akan dimanfaatkan untuk meng-upgrade rencana strategis pengawasan Bawaslu yang telah disusun sebelumnya.
“Masukan dari AJI, PWI, IJTI dan Pemantau Pemilu yang bisa kami adaptasi akan kami masukan dalam rencana strategi. Selain itu, kami juga akan berkoordinasi dengan semua elemen, terkait opini dalam melihat masalah-masalah Pilkada,” tandas Poluan didampingi komisioner revisi hukum,Supriyadi Pangellu.
Pada rakor tersebut, Bawaslu mengundang tiga organisasi pers, yakni Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Manado, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)  Sulut dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI). Selain itu, Pemantau Pemilu termasuk mengundang Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulut.(fmt)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top