Hukrim

Buron Sembilan Bulan, Pelarian “Ikang Tude” Kandas di Tangan Bima Cs

TSK berhasil diamankan Tim Buser Tomohon.

TOMOHON, liputankawanua.com — Pelarian VDM (27) alias Midun, tersangka kasus penganiyaan yang terjadi pada 27 Desember 2018 di Kelurahan Tinoor, Kecamatan Tomohon Utara, akhirnya dihentikan Tim Resmob Buser Polres Tomohon, Senin (23/9) 2019 sekira pukul 01:00 wita.

Pergerakan preman berjuluk “Ikang Tude” yang berpindah-pindah tempat tersebut harus terhenti setelah Tim Buser Tomohon yang dinakhodai Kanit Bripka Bima Pusung, mendapatkan informasi dari masyarakat terkait keberadaan Midun sekira minggu yang lalu.

Informasi itupun ditanggapi serius oleh Buser Tomohon dan langsung melakukan pengembangan terhadap pria yang sudah ditetapkan DPO oleh Satun Reskrim Polres Tomohon tersebut. “Yah, kami mendapat informasi TSK ada di Kelurahan Bahu, Manado. Namun, saat kami tiba disana TSK sudah bergerak ke daerah lain,” ungkap Bima yang memimpin perburuan TSK itu.

Dari situ, Tim pemburu preman tersebut pun mengumpulkan informasi dan berhasil mendapatkan posisi terbaru TSK. “Mengetahui keberadaan TSK, kami langsung bergerak ke Desa Tiwoho Kecamtan Wori, Kabupaten Minahasa. Dimana, TSK berada di seputaran lokasi acara HUT Desa Tiwoho, sementara melakukan pesta miras bersama rekan-rekannya, sekira pukul 00:30 wita,” beber Bima.

Pihaknya pun langsung melakukan penangkapan terhadap TSK yang sedang duduk di depan salah satu rumah yang masih terhubung dengan pesta HUT tersebut. “Teman-teman tersangka sempat melakukan perlawanan terhadap penangkapan, namun kami sigap merespon situasi perlawanan itu sehingga dapat teratasi,” jelasnya.

“Saat itu juga kami langsung mengamankan TSK dan menggiring ke Polsek Tomohon Utara,” tukasnya.

Kapolres Tomohon, AKBP Raswin B Sirait SIK SH M.Si, melalui Kasubag Humas Polres Tomohon, IPTU Johny Kreysen ketika dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan itu. “Yah, TSK sudah diamankan ke Polsek Tomohon Utara oleh Tim Buser untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tukas Kreysen.

Diketahui, Midun dinyatakan DPO setelah terlibat aksi penganiayaan secara bersama-sama dengan senjata tajam yang terjadi di Kelurahan Tinoor 2 (dua) Kecamatan Tomohon Utara pada Rabu 28 November 2018 sekitar pukul 22.20 wita terhadap korban Romy Tambahani alias Ali (36) warga di Kelurahan Tinoor 2 (dua).

Penulis: Terry wagiu

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top