Hukrim

Cabuli Anak Dibawa Umur, Pedagang Kue di Pasar Ekstrim Tomohon Dibekuk URC Totosik

Pelaku cabul diamankan URC Totosik ke Mapolres Tomohon.

TOMOHON, liputankawanua.com — Aksi tak terpuji dilakukan NL (48), warga Kelurahan Paslaten Kecamatan Tomohon Timur. Betapa tidak, lelaki penjual kue di pasar Ekstrim Tomohon itu nekat menggerayangi anak dibawah umur.

Dari informasi, kejadian terkutuk itu dilakukan NL terhadap Bunga (bukan nama sebenarnya) yang baru berusia 10 tahun itu di rumahnya pada hari Senin (13/5) 2019 sekitar pukul 10.00 wita. Mengetahui kejadian ini, Sabtu (18/5) 2019, keluarga korbanpun langsung melaporkan kejadian tersebut di Polres Tomohon.

Mendapatkan informasi tersebut, Urc Totosik di pimpin Katim Bripka Yanny Watung, langsung menuju ke rumah pelapor. Proses pengumpulan informasipun dilakukan Tim anti premanisme itu. “Setelah informasi mengenai keberadaan terduga dikantongi, kamipun langsung membekuk terduka pelaku cabul tersebut dirumahnya,” beber Watung.

Sementara, Kapolres Tomohon Akbp Raswin B Sirait S.Ik SH M.Si, melalui Kasubag Humas Polres Tomohon, Iptu Johny Kreysen mengatakan, pelaku perbuatan cabul sudah diamankan di Polres Tomohon dan dalam proses di ruang Sat Reskrim. “Dari hasil introgasi awal terhadap NL, perbuatan cabul sudah pernah dilakukannya pada tahun 2000. Sekitar enam tahun dia dipenjara di LP Papakelan Tondano gara-gara kasus tersebut,” bebernya.

Ditambahkan bahwa, kejadian cabul ini bisa terungkap setelah korban menceritakan tentang kejadian terhadap kakak perempuan korban. Kemudian, kata dia, kakak perempuan korban melaporkan kepada keluarga. “Dari keterangan korban, pelaku awalnya memanggil dan meminta korban untuk membeli rokok,” ungkap Kreysen.

Setelah kembali dari membeli rokok, lanjut dia, terduga memegang tangan korban dan meremas buah dada korban sambil menarik menuju kamar di rumah terduga. “Di dalam kamar, pelaku langsung melucuti celana dalam korban kemudian terjadilah hal yang tidak pantas di lakukan terhadap anak di bawah umur,” terangnya.

Mendapatkan hantaman benda tumpul, korbanpun merasa kesakitan di bagian kemaluannya. “Tak tahan, korban berusaha melepaskan cengkeraman birahi dari terduga dan berhasil meloloskan diri,” tukasnya.

Kasat reskrim Polres Tomohon Akp Ikhwan Sukri SH, S.Ik membenarkan kasus cabul tersebut, dan memerintahkan piket reskrim untuk memproses lanjut.

Penulis: Terry Wagiu

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top