Sulut

Tes Tertulis Seleksi Panwascam Akan Gunakan Sistem Online

Herwyn Malonda (ist)

 

 

SULUT, liputankawanua.com – Berbagai persiapan tengah dilakukan Bawaslu menyambut Pilkada 2020 diantaranya membentuk perangkat adhok di 15 kabupaten/kota. Total perangkat pengawas kecamatan (Panwacam) yang dibutuhkan mencapai 513 orang yang akan bertugas di 171 kecamatan se-Sulut. Nantinya, tiap kecamatan akan ada tiga anggota Panwascam.
“Saat ini dalam proses prekrutmen di kabupaten/kota. Mudah-mudahan akhir bulan Desember ini perangkat pengawas kecamatan sudah terbentuk,”kata Ketua Bawaslu Sulut Herwyn Malonda, Selasa (10/12/2019).
Ia mengatakan, jajaran Ad hoc merupakan tulang punggung Bawaslu. Untuk itu, pihaknya mencari figur panwascam yang jujur, memiliki kualitas dan integritas. “Kami akan menekankan kesungguhan Panwascam dalam melaksanakan tugasnya di lapangan. Sebab Panwascam akan bekerja penuh waktu, sehingga harus siap dalam situasi apapun menjalankan tugas. Untuk Pilkada 2020 dibutuhkan pengawas yang jujur, berkualitas dan memiliki integritas yang tinggi. Sehingga, Pilkada berkualitas yang diharapkan masyarakat dapat tercapai,”ujarnya.
Kata Malonda, berbeda dangan tahun sebelumnya, mekanisme perekrutan Panwascam kali ini jelas dan terukur. “Seleksi akan menerapkan sistem computer assisted test (CAT) Socrative dalam tes tertulis. Rencananya tes tertulis akan dilaksanakan secara serentak mulai 13-17 Desember di masing-masing daerah.
“Setelah hasil seleksi administrasi diumumkan, yang lulus selanjutnya dilakukan uji kompetensi. Uji kompetensi atau tes tertulis dilakukan via online pakai sistem socrative. Metode tes tulis online ini merupakan  pedoman teknis yg sudah diputuskan oleh Bawaslu RI,” kata Malonda.
Menurut Malonda, penerapan sistem seleksi tes tertulis dengan sistem online ini merupakan terobosan dalam mengikuti perkembangan teknologi. “Dengan sistem tes tertulis online ini hasil tes dapat langsung diketahui dan yang paling penting tentu untuk menjaga integritas serta objektifitas Bawaslu Kabupaten/ Kota yang melaksanakan seleksi Panwaslu adhoc.Setelah tes online nantinya ada tes wawancara,”ujarnya. Nantinya kata Malonda, setelah dilantik akhir Desember, personil pengawas kecamatan akan langsung bekerja. “Kerja perdana pengawasan tahapan pendaftaran calon perseorangan. Ada beberapa potensi masalah pada tahapan ini yang patut di awasi.Diantaranya soal adanya dukungan E-KTP Aperatur Sipil Negera (ASN), TNI/Polri,”ujarnya. (fmt)

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top