Tomohon

Yance Warga Kinilow Tomohon Ditemukan Tak Bernyawa

Penemuan mayat, nampak dilakukan identifikasi.

TOMOHON, liputankawanua.com — Yance Willem Ngantung (47) warga Kelurahan Kinilow satu Kecamatan Tomohon utara ditemukan sudah tidak bernyawa dalam kamarnya di rumah keluarga Ngantung-Pangalila, Rabu (15/5) 2019 sekitar pukul 18:25 wita.

Piket Polsek Tomohon Utara di Pimpin Kapolsek Iptu Yulianus Samberi S.Ik, bersama Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres, setelah mendapatkan informasi langsung bergerak ke tempat penemuan mayat untuk melakukan olah tempat kejadian. Introgasi awal terhadap para saksi tetangga termasuk saksi yang tinggal serumah dengan korban dilakukan.

Polisi tampak melakukan olah Tkp.

Dari informasi yang didapatkan, penemuan mayat tersebut menurut Hana Manopo yang tidak lain adalah ponakan dari Yance, curiga karena sudah hampir dua hari korban tidak keluar dari dalam kamar. “Terakhir kali saksi melihat Yance pada pagi hari, Selasa (14/5) masak super mie dan makan, dan terdengar dalam kamar korban bernyanyi,” ungkap Kapolsek Tomohon Utara Iptu Yulianus Samberi S.Ik, usai melakukan olah Tkp.

Dari keterangan saksi juga, lanjut Samberi, karena sudah seharian tidak terdengar aktivitas dalam kamar, tergerak hatinya untuk mengetuk pintu memastikan keberadaan korban. “Setelah sampai depan pintu terhirup bau tidak sedap, pintu terkunci sambil memanggil korban. Setalah itu saksi berlari memanggil tetangga untuk memastikan melihat dari ventilasi kamar. Terlihat korban posisi tertelungkup dan tidak bergerak,” ungkapnya.

“Dari informasi keluarga juga, bahwa Yance sering mengeluhkan penyakit asam urat dan asam lambung. Kesehariannya tinggal di rumah kakak korban Ferry Piet Ngantung (49). Yance, menurut saksi, sudah lama pisah dengan Istri, dia punya anak perempuan yang berada di luar daerah,” tukas Samberi.

Sementara, Kasubag Humas Polres Tomohon Iptu Johny Kreysen menambahkan, Kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian dalam kamar korban. “Mayat dibawa ke RS Bethesda untuk di visum serta di bersihkan, karena saat di temukan korban mengeluarkan darah dari mulut,” tandasnya.

Kapolres Tomohon Akbp Raswin B Sirait S.Ik, SH, M.Si membenarkan adanya kejadian tersebut. “Keluarga telah membuat surat penolakan untuk di lakukan Otopsi dan mengetahui pemerintah setempat,” pungkas Sirait.

Penulis: Terry Wagiu

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top